Butuh 806 CPNS di tahun 2011

Kebutuhan CPNS 2011 di Indonesia yang diajukan daerah kepada pemerintah pusat nyaris tuntas. Berdasarkan data dari Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB), hingga 9 Mei, kebutuhan CPNS untuk pemerintah daerah se-Indonesia mencapai 662.518 orang. Sementara itu, kebutuhan CPNS untuk instansi pusat sebanyak 144.086 orang. Dengan demikian, total kebutuhan CPNS 806.604 orang.

Hampir seluruh daerah sudah menyetorkan permohonan kebutuhan CPNS 2011. Tinggal beberapa laporan dari daerah yang masih ditunggu. Misalnya, untuk Jawa Timur, sampai Senin (9/5), tinggal Kabupaten dan Kota Mojokerto serta Kabupaen Nganjuk yang belum menyetorkan permohonan kebutuhan CPNS 2011. Data terbaru, kebutuhan CPNS 2011 di Jawa Timur mencapai 64.998 kursi. Jumlah tersebut termasuk kebutuhan untuk Pemprov Jatim sebanyak 1.499 orang.

Berdasarkan rekapitulasi sementara, di Jawa Timur, Kabupaten Jember menduduki posisi pertama dalam pengajuan CPNS 2011. Kabupaten berpenduduk 2,4 juta jiwa itu mengajukan 4.145 CPNS. Pengajuan terendah adalah Kota Batu, yaitu 248 CPNS.

DI Kota Surabaya, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) mengusulkan 1.718 orang. Jumlah tersebut menurun daripada tahun lalu yang mencapai 2.000 orang.
Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Kemen PAN-RB Ramli Naibaho menjelaskan, usul tersebut belum final. Sebab, semua keputusan berada di tangan Men PAN-RB E.E. Mangindaan. Juga menunggu kebijakan menteri keuangan soal kemampuan anggaran.

"Tahun lalu juga ada penurunan (usul dan hasil penetapan, Red) ketika sudah ditetapkan," ujarnya. Setelah beres di dua kementrian tersebut, keputusan akhir berada di DPR. Pertimbangannya, negara tidak ingin APBN kedodoran hanya untuk pengeluaran gaji pegawai. Pemerintah berupaya menyeimbangkan proporsi APBN untuk gaji pegawai dan pembangunan infrastruktur penunjang kesejahteraan masyarakat.
Ramli mengingatkan, daerah yang belum menyetorkan usul kuota CPNS 2011 diminta segera mengajukan. Jika seluruh daerah kompak, seleksi CPNS 2011 dilaksanakan pada September mendatang. (wan/c5/nw)
Jawa Pos hal 16 Rabu 11 Mei 2011


[bkd jombang]

No comments:

Powered by Blogger.